Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Macam-Macam aLat Permainan Anak Usia Dini



Bentuk, cara pembuatan dan penggunaan alat permaian Mentosory, peabody, George Cuisenaie



A.   Alat Permainan Montessori
Tujuan dari permainan Montessori adalah :
  1. Membantu anak dalam mengembangkan tingkat intelektual, psikomotor dan efektif, dan bahasa anak yang ada pada diri mereka.
  2. Membuat anak dituntut untuk dapat berkembang sesuai dengan periode perkembangannya saat mereka mulai peka terhadap tugas-tugasnya.
  3. Mengajarkan pada anak cara belajar yang efektif dan optimal melalui permainan.
  4. Mengembangkan keterampilan yang menekankan pada pentingnya anak bekerja bebas dan dalam pengawasan terbatas.
  5. Anak diajarkan untuk dapat berkonsentrasi dan berkreasi.
  6. Guru hanya sebagai pengamat dan pembimbing, karena anak dibiasakan untuk memilih sesuai dengan keinginan sendiri
Macam-macam alat permainan ciptaan montessori yaitu:
1.            Mengancing baju
Alat dan bahan:
·         Penjahit
·         Benang
·         gunting
·         Pensil
·         Penggaris
·         Kain perca
·         Bermacam bentuk kancing baju.
Cara pembuatannya:
·         Buatlah pola berbentuk baju pada kain perca
·         Gunting pola tersebut
·         Jahit kain tersebut sehingga membentuk seperti baju,
·         Lalu, pasangkan kancing baju
·         Baju telah siap untuk diperagakan


Cara penggunaannya:
·         Anak disuruh untuk memasang berbagai bentuk  kancing baju, karena setiap jenis kancing baju tersebut memiliki kesulitan tersendiri. Jadi disini anak diharapkan mampu memasang berbagai macam kancing. Aspek yang dapat dikembangkan melalui alat permainan ini adalah aspek kognitif, motorik kasar, dan bahasa.
·         Dengan diadakannya permainan memasang kancing baju, ini akan mengajarkan anak untuk hidup mandiri. 
contoh gambar:


2.            Silinder
Alat dan bahan:
·         Beberapa macam botol ( 1-4 ) dengan berbagai macam ukuran
·         Gunting atau pisau
·         air
Cara pembuatan:
·         Potonglah botol  sesuai yang diinginkan
·         Sediakan air.
Cara penggunaannya:
·         Berilah label tabung tersebut seperti A B C, agar anak  mudah membedakannya.
·         Sediakan air mineral yang bersih, lalu isikanlah air tersebut kedalam salah satu dari botol tersebut, kemudian guru menanyakan pada anak pada botol  manakah air yang paling banyak ..?? manakah botol yang paling tinggi.? Manakah yang paling rendah.? Botol yang manakah yang paling sedikit menampung air.?
Disini anak akan menanamkan konsep besar, kecil, tinggi, rendah,dan banyak, sedikit pada anak. Dalam aspek bahasa anak menceritaakan kembali. Juga anak dipersilakan untuk mencoba dan mengamati siklus dari air,maka akan tertanam pada diri anak bahwa air mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah.

Gambar silinder


3.       Balok geometri
Bahan dan alat:
·         Storofoam
·         Kertas karton
·         Gunting
·         Pisau kater
·         Lem
Cara pembuatan:
1.Geometri kubus :
·         buat lah jaring-jaring kubus dengan berukuran
                                  5 x 5,8 x8, 10x 10
·         buatlah lingakran dengan diameter 2cm sampai dengan 3cm pada yang akan kita jadikan sebagai alas dan tutup.
·         ptong lah kertas karton sesuai dengan pola.
·         setelah di potong lobangkan lah lingkaran yang telah di buat pada jarring-jaring kubus dengan menggunakan pisau kater.
·         lalu baru rekatkan jaring-jaring tersebut hingga berbentuk sebuah kubus.
          2.Geometri balok
·         buatlah jarring-jaring balok dengan berukuran,8x4 10x5 12x6.
·         buatlah lingakran dengan diameter 2cm sampai dengan 3cm pada yang akan kita jadikan sebagai alas dan tutup.
·         potonglah kertas karton sesuai dengan pola.
·         setelah di potong lobangkan lah lingkaran yang telah di buat pada jarring-jaring balok dengan menggunakan pisau kater.
·         lalu baru rekatkan jarring-jaring tersebut hingga berbentuk sebuah balok.

3.geometri segitiga :
·         buatlah jarring-jaring segitiga dengan ukuran,7 x 7, 11x10 , 14 x 12
·         buatlah lingakran dengan diameter 2cm sampai dengan 3cm pada yang akan kita jadikan sebagai alas dan tutup.
·         potonglah kertas karton sesuai dengan pola .
·         setelah di potong lobangkan lah lingkaran yang telah di buat pada jarring-jaring segitiga dengan menggunakan pisau kater.
·         lalu Baru rekatkan jarring-jaring tersebut hingga berbentuk sebuah segitiga.

4.Untuk pembuatan tonggak.
·         potonglah storofom sesuai dengan ukurun, kemudian beri lobang 3 buah di tengah nya sesuai jarak geometri.


Cara penggunaan:
·         Disini anak disuruh untuk memasukkan bentuk geometri itu kedalam spiral yang telah disediakan.
·         Guru hanyalah mengarahkan dan mengamati anak, tapi anak yang memilih sendiri setelah itu guru menanyakan pada anak apa nama dari geometri tersebut.
·         Kemudian guru juga bisa menanyakan apa warnanya, mana bentuk geometri balok, kubus, lingkaran, dan segi tiga.
Dalam permaianan ini aspek yang dikembangkan adalah
·         Aspek kognitif : berkembang karna anak mengetahui apa saja bentuk-bentuk geometri,bisa membedakan ukurannya.
·         Aspek motorik halus :  bekembang karna anak menyusun geometri sesuai dengan ukurannya.
·         Aspek bahasa ;  anak bisa menyebutkan nama-nama geometri yang ia susun.
·         Aspek social : anak bersabar,tekun dan teliti dalam menyelesaikan game ini

Gambar balok geometri.


4.   Puzzle
Alat dan bahan:
·         Gambar yang di butuhkan
·         Karton / kardus 2 buah ukuran yang sama
·         Lem
·         Pensil
·         Rol
Cara pembuatan :
·         Potonglah kardus sesuain dengan ukuran gambar
·         potong lah garis pinggir gambar, dan kardus dengan jarak 2cm
·         Tempelkan gambar pada karton yang telah diukur
·         Buat bentuk pola puzzle, lalu gunting pola
·         Kemudian cocokkan atau susun pola tersebut pada karton yang satu lagi
·         Puzzle telah dapat digunakan

Cara penggunaan:
·         Acaklah potongan puzzle tersebut.
·         Ajaklah anak untuk menyusun potongan puzzle tersebut,
·         Setelah anak selesai memainkan puzzle dengan benar berikanlah pujuian pada anak.
Puzzle adalah salah satu alat permainan yang disukai anak. Tujuannya agar anak mengenal bentuk, melatih daya pengamatan dan konsentrasi serta melatih keterampilan jari-jari anak. Permainan ini juga disebut “bongkar pasang”.Aspek yang dikembangkan adalah
Ø  aspek kognitif, anak memikirkan susunan mana yang akan di cocokan dari puzzle tersebut.
Ø   motorik halus, anak menyusun puzzle dengan menggunakan tangan, maka motorik halus anak akan berkembanga.
Ø  Bahasa, anak dapat menyebutkan gambar yang terbentuk dari susunan puzzle tersebut.
Ø   Aspek sosial emosional. Anak bisa bekerja sma dengan temannya dalam menyusun puzzle, dan bisa melatih kesabaran anak. Ketekunan, dan ketelitian dalam menyusun puzzle tersebut.

Gambar puzzle

B.   Alat Permainan Peabody
a)      Tujuan
Tujuan permainan Peabody adalah untuk merangsang aspek kognitif bahasa. Tapi aspek yang paling menonjol disini adalah aspek bahasa. Karena disetiap permainan yang dilakukan oleh anak. Anak diminta untuk dapat menceritakan kembali apa yang telah ia lakukan.

b)      Jenis-jenis alat permainan Peabody:
v  Boneka tangan
v  Tongkat ajaib
v  Boneka jari
v  Kantong pintar
v  Papan Magnet
v  Piringan hitam


Macam-macam alat permainan Peabody

1.  Boneka tangan
Alat dan bahan:
·         Gunting
·         Benang
·         Penjahit
·         Kain perca
·         Kain flannel
·         Mata boneka
·         dakron
·         Lem lilin
·         Korek api

Cara pembuatan:
·         Untuk membuat baju boneka gunakanlah kain perca, bentuklah pola baju sesuai  tokoh yang ada dalam cerita.
·         Untuk wajahnya terbuat dari kain flannel yang diisi dengan dakron.
·         Kemudian jahitlah baju dan kain flannel tersebut,dan tempelkan mata boneka dengan menggunakan lem lilin yang di bakar terlebih dahulu.
·         Buatlah boneka sebanyak tokoh dalam cerita
·         Boneka telah siap di gunakan

Cara penggunaanya:
            Guru memperkenalkan pada anak tokoh-tokoh dalam cerita tersebut. Disini guru yang lebih banyak berperan karena ,dalam permainan ini guru akan bercerita kepada anak. Anak diminta untuk mendengarkan cerita yang telah disampaikan oleh guru, setelah guru selesai bercerita anak diminta untuk mengulang kembali cerita tersebut.
Boneka tangan ini biasanya dimainkan dalam sandiwara boneka dimana dilengkapi dengan panggung boneka.Adapun aspek dan tujuan dari boneka tangan ini adalah, pertama aspek yang akan dikembangkan pada anak adalah kognitif, moral, bahasa. Tapi yang paling menonjol disini adalah aspek bahasa karena anak disuruh mendengar, dan menceritakan kembali tentang apa cerita tersebut, siapa tokohnya, dansebagainya.
Gambar boneka tangan: 



2.         Tongkat ajaib
Alat dan bahan:
·         Kayu /
·         Karton
·         Bungkus kado

Cara pembuatan:
·         Baluti kayu dengan bungkus kado
·         Buatlah bentuk bintang dari karton,
·         baluti lagi bintang tersebut dengan bungkus kado.
·         Tempelkan bintang pada tongkat tersebut.

Cara penggunaan:
            Penggunaan tongkat ajaib ini tujuannya hanyalah guru seakan-akan bertindak sebagai penyulap ( the teacher is magic ) anak akan menebak benda apa yang akan ditayangkan atau dilihatkan oleh guru padanya. Penggunaan tongkat ajaib dilakukan dengan kombinasi antara tongkat ajaib dengan kantong pintar, dimana dalam kantong pintar tersebut guru menyulap benda apa yang ada dalam kantong, anak akan menebaknya.
            Aspek yang dikembangkan adalah aspek kognitif, karena anak akan berfikir benda apa yang dilihatkan oleh gurunya.
            Kemudian aspek bahasa, yang dikembangkan melalui bercerita. Aspek fisik motorik, misalnya anak disuruh berdiri dengan satu kaki untuk mengambil benda dan menebak benda apa yang ada didalam kantong tersebut.
Gambar tongkat ajaib:


3.              Boneka jari
Alat dan bahan:
·         Gunting
·         Kain flanel
·         Penjahit
·         Benang
·         Lem lilin
·         dakron
·         Mata-mata boneka

Cara pembuatan:
·         Buatlah pola pada kain flannel sesuai yang diinginkan
·         Gunting pola tersebut
·         Lalu jahit kelilingnya.
·         Tempelkan  mata boneka.
·         Boneka sudah siap.


Cara penggunaannya:
Penggunaan boneka jari yaitu bagian bawah dari boneka yang diberi lubang sesuai ukuran jari kita, satu jari akan memainkan satu boneka. Guru akan bercerita dan nak diminta untuk mendengarkan. Permainan melalui boneka jari ini akan mengembangkan kemampuan bahasa anak, karena diakhir permainan ini anak disuruh untuk mengulangi dan menceritakan kembali apa isi cerita dan siapa saja tokoh dalam cerita, apa manfaat yang dapat diambil dari cerita tersebut.
           
Gambar boneka jari.


4.kantong pintar
Alat dan bahan:
·         Kain perca
·         Gunting
·         Benang
·         Penjahit
·         Pita

Cara pembuatan:
·         Buat lah pola pada kain perca.
·         Kemudian gunting kain tersebut
·         Jahitlah sehingga membentuk kantong
·         Masukan pita pada kain bagian atasnya.


Cara penggunaan:
            Anak disuruh satu persatu mengambil benda-benda yang ada dalamkantong pintar tersebut .Kemudian guru menanyakan benda apa yang di dapat anak tersebut. kemudian anak menceritakan pada guru dan teman-temannya.
Kantong pintar ini bertujuan untuk merangsang aspek kognitif ,motorik dan bahasa anak. Aspek bahasa adalah ketika anak disuruh menceritakan gambar apa yang ia dapat dalam kantong tersebut.  Metode yang digunakan adalah metode bercakap-cakap.

Gambar kantong pintar.


4.    kartu bergambar

alat dan bahan:
·         kertas karton
·         berbagai macam gambar sesuai tema,(misalnya:gambar buah)
·         lem
·         gunting
Cara pembuatan :
·         tempelkan,gambar-gambar yang diinginkan pada karton
·         Tempel  menggunakan lem.
·         Gunting karton yang sudah di tempeli ganbar sesuai ukuran gambar.
·         Gambar-gambar pun siap di tampilkan
Cara penggunaanya :
 Pengunaan kartu gambar ini di padukan dengan kantong pintar. guru,memasukan seperangkat gambar-gambar pada kantong pintar.lalu suruh anak menggambil gambar yg ada pada kantong .Dan suruh anak melihatkan kepada teman-temannya.dan guru pun bercakap-cakap dengan anak tentang gambar tersebut.
Aspek yang berkembang yaitu, kognitif, bahasa, sdan sosial.

Gambar kartu gambar


5      papan magnet
6.Piringan hitam



C.   Alat Permainan George Cuisenaire ( Balok Cuisenaire )
c)      Tujuan
Tujuan dari balok cuisenaire ini adalah untuk mengenalkan anak pada  konsep bilangan ( matematika )

Ø  Macam-macam alat permainan Cuisenaire

Alat dan bahan:
·         Pisau kater
·         Gunting
·         Styropoam
·         Penggaris
·         pensil


Alat permaian balok Cuisenaire ini terdiri dari balok-balok yang berukuran :
3 x 3 x3 cm           : dengan warna
6 x3x3 cm             : dengan warna
9 x 3 x 3 cm          : dengan warna
12 x 3 x 3 cm        : dengan warna
15 x 3 x 3 cm        : dengan warna
18 x 3 x 3 cm        : dengan warna
21 x 3 x 3 cm        : dengan warna
24 x 3 x 3 cm        : dengan warna
27 x 3 x 3 cm        : dengan warna
30 x 3 x 3 cm        : dengan warna

            Cara pembuatannya:
a)      Siapkan alat dan bahan, styropaom,gunting,pena atau pensil
b)      Buatlah ukuran balok sesuai yang kita inginkan, ukuran balok adalah kelipatan dari balok pertama.
c)      Setelah balok selesai dapat digunakan..

Jumlah baloknya terdiri dari 10 buah ukuran balok yang sama, dan 9 buah ukuran balok yang berbeda ukuran. Berilah warna yang berbeda tiap ukuran balok karena,ini dapat mengembangkan aspek kognitf anak untuk mengelompokkan warna .Balok tersebut bertujuan untuk mengasah aspek-aspek perkembangan anak, baik aspek kognitif, afektif, bahasa, fisik motorik. Tujuan dari permainan ini adalah untuk mengenalkan konsep matematika pada anak.  Baik itu berhitung, penjumlahan, dan pengurangan.
 Setelah melakukan permainan balok ini diharapkan anak dapat atau mampu menceritakan kembali apa yang telah mereka lakukan. Selanjutnya anak mampu menyebutkan konsep bilangan, dan mengelompokkan warna .
Gambar :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar: